
Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap seni kontemporer secara fundamental, membawa eksistensi media art imersif seperti projection mapping dan instalasi multisensorial ke dalam ekosistem kreatif. Di tengah penyematan kota Malang sebagai kota kreatif dunia yang diakui UNESCO tahun 2025, ekosistem seni media mulai tumbuh dengan sangat pesat, ditandai oleh hadirnya komunitas profesional di bidang projection mapping. Salah satunya adalah Story of Karana, studio seni media yang beranggotakan sembilan talenta muda berbakat. Meskipun demikian, dinamika industri kreatif sering kali memaksa komunitas profesional seperti ini terjebak dalam skema kerja berbasis proyek komersial Kondisi tersebut menciptakan keterbatasan ruang untuk penelitian dan pengembangan yang bersifat non komersial, sehingga praktik penciptaan karya imersif belum terartikulasikan menjadi metodologi kolektif yang terstruktur dan berdampak luas bagi masyarakat.
Permasalahan yang dihadapi oleh mitra sasaran terletak pada dua aspek utama, yakni aspek sosial kemasyarakatan dan aspek produksi. Dari aspek sosial kemasyarakatan, karya media art imersif yang dihasilkan selama ini umumnya hadir dalam pameran atau festival yang bersifat komersial dan temporer. Hal ini membuat akses masyarakat umum terhadap literasi seni media menjadi sangat terbatas, di mana publik sekadar menjadi penonton pasif tanpa ruang interaksi yang berkelanjutan. Sementara dari aspek produksi dan manajemen, proses penciptaan karya masih sangat bergantung pada intuisi serta pengalaman individual anggota, tanpa adanya dokumen metodologi atau workflow yang dapat direplikasi. Selain itu, keterbatasan perangkat produksi yang modular dan berkelanjutan menjadi hambatan teknis utama bagi komunitas dalam menyelenggarakan pertunjukan di ruang publik secara mandiri.
“Penguatan inovasi terhadap komunitas seni media bukan sekadar tentang penguasaan teknologi mutakhir, melainkan tentang membangun fondasi pengetahuan kolektif dan keberlanjutan ekosistem agar karya seni mampu terus berakar, bernapas, serta memberikan dampak sosial yang nyata di ruang publik.”
Menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian hibah Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) dari Universitas Bhinneka Nusantara yang terdiri dari Rahmat Kurniawan, Adita Ayu Kusumasari, dan Nira Radita, serta melibatkan mahasiswa lintas disiplin memberikan kontribusi nyata berupa pendekatan integratif. Tim hibah tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi memposisikan Story of Karana sebagai mitra dalam mengembangkan model penciptaan instalasi media art imersif lima tahap yang mencakup konseptualisasi, produksi, integrasi teknologi, penerapan publik, hingga evaluasi reflektif. Kontribusi ini diperkuat dengan dukungan perangkat keras modular seperti proyektor, sistem audio outdoor, serta mikrofon nirkabel. Seluruh rangkaian perangkat dan metodologi tersebut langsung diuji coba melalui penerapan instalasi media art imersif di ruang publik Kota Malang yang melibatkan ratusan pengunjung secara interaktif.
Hasil dari kontribusi kolaboratif ini memberikan dampak transformatif yang komprehensif pada berbagai tingkatan. Bagi mitra Story of Karana, program ini berhasil mentransformasikan praktik kerja yang semula intuitif menjadi sistematis melalui perancangan Booklet Model Penciptaan serta kepemilikan aset produksi modular yang dapat digunakan jangka panjang. Di sisi lain, penerapan karya di ruang publik terbukti memperluas aksesibilitas dan literasi visual masyarakat umum terhadap media art dalam bidang projection mapping. Dampak keberlanjutan program ini juga menjangkau ekosistem yang lebih luas melalui kegiatan kolaborasi dan replikasi oleh komunitas binaan, yaitu Naf Studio dan Gengcallslow. Dengan demikian, penguatan inovasi ini sukses melahirkan rantai penguatan identitas komunitas projection mapping di kota Malang, serta menjadi warisan inovasi yang terus berdampak bagi kemajuan seni dan budaya nusantara.
Mulailah langkah menuju masa depan bersama UBHINUS. Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 telah dibuka. Segera daftarkan diri melalui pmb.ubhinus.ac.id dan manfaatkan Promo Merdeka dengan potongan uang pangkal 30% selama periode program berlangsung.


